RPP Paul

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP

Nama Sekolah             :   SMK NEGERI 1 MAGELANG

Mata Pelajaran            :   Teknik Elektronika

Tingkat/Semester        :   X / 1

Alokasi Waktu            :   4 x 45 menit

Standar Kompetensi   :   Menggunakan alat-alat ukur

Kompetensi Dasar       :   Menggunakan multimeter

Indicator                     :

  1. Dapat dijelaskan macam-macam alat ukur
  2. Dapat dijelaskan prinsip kerja alat ukur
  3. Dapat dijelaskan Simbol alat ukur
  4. Dapat dijelaskan cara membaca hasil pengukuran
  5. Dapat dijelaskan penggunaan alat ukur

 

  1. I.                   Tujuan Pembelajaran

Setelah melakukan kegiatan ini diharapkan peserta didik dapat :

  1. Menjelaskan macam-macam alat ukur
  2. Menjelaskan prinsip kerja alat ukur
  3. Menjelaskan simbol alat ukur
  4. Menjelaskan cara pembacaan hasil pengukuran
  5. Menggunakan alat ukur
  1. II.                   Materi Pembelajaran

MENGGUNAKAN ALAT-ALAT UKUR LISTRIK

 

Alat ukur memiliki bagian bagian sebagai berikut :

  1. Papan skala
  2. Jarum
  3. Pengatur nol jarum
  4. Ohm adjustment
  5. Batas ukur
  6. Batas ukur
  7. Batas ukur
  8. Batas ukur
  9. Saklar jangkah
  10. Probe
  11. Probe
  1. A.    Macam-macam alat ukur

Bidang keahlian elektronika sangat penting untuk mempelajari cara penggunaan alat-alat ukur. Hal ini berkaitan dengan nilai/variabel yang dipelajari.

Mengapa harus dilakukan pengukuran? Karena variabel yang dihadapi tidak dapat dilihat dengan panca indera.

Untuk dapat menentukan berapa besar nilai yang diukur harus dibantu dengan alat ukur.

Saat ini ada 2 Macam alat ukur yang beredar :

  1. Alat ukur analog (penunjukan dengan jarum)

Alat ukur ini hasil pengukurunnya ditunjukkan dengan pergeseran jarum. Contoh alat ukur ini antara lain : voltmeter, ohmmeter, amperemeter atau sering disebut Multimeter atau AVO meter.

Kelebihan :

–          Harga lebih murah (relatif)

–          Dapat digunakan untuk berbagai macam pengukuran

Kekurangan :

–          Harus dapat memahami pembacaan skala

Gambar papan skala

–          Pembacaan kurang sesuai dengan penunjukan

  1. Alat ukur digital (penunjukan dengan angka)

Berbeda dengan alat ukur analog, alat ukur ini penunjukan hasil pengukurannya ditunjukkan langsung dengan angka pada display.

Gambar alat ukur digital

Kelebihan dari alat ukur ini :

–          Angka pengukuran langsung terlihat

Kekurangan :

–          Kadang-kadang nilai berubah-ubah karena faktor luar.

Alat ukur yang diuraikan pada jenis analog pada umumnya menggunakan prinsip kerja moving coil.

  1. B.     Prinsip Kerja Alat Ukur

Macam-macam prinsip kerja alat ukur listrik :

  1. Moving Koil (Kumparan putar)
  2. Induksi

Contoh : KWh meter

  1. C
  1. C.    Simbol alat ukur

Simbol alat ukur biasanya terdapat pada alat ukur (papan skala). Simbol alat ukur memiliki fungsi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebelum menggunakan alat ukur perlu diperhatikan simbol yang terdapat pada alat ukur.

Simbol alat ukur listrik antara lain :

  1. D.    Cara pembacaan hasil ukur dengan alat ukur analog

Untuk membaca hasil pengukuran dengan alat ukur analog digunakan rumus :

  1. E.     Menggunakan alat ukur

Penggunaan alat ukur harus sesuai dengan kebutuhan pengukuran atau sesuai dengan apa yang akan diukur.

  1. a.      Ohm Meter

Alat ukur ini digunakan untuk mengukur besarnya hambatan pada sebuah komponen atau rangkaian. Misalnya digunakan untuk mengukur besarnya nilai resistor.

  1. b.      Voltmeter

Alat ukur ini digunakan untuk mengukur besarnya beda potensial/tegangan pada sebuah rangkaian atau catu daya. Misalnya digunakan untuk mengukur besarnya tegangan baterai.

Voltmeter ada 2 macam :

  • Voltmeter AC digunakan untuk mengukur tegangan AC (arus bolak-balik)
  • Voltmeter DC digunakan untuk mengukur tegangan DC (searah) misalnya baterai, aki

Alat ukur ini digunakan secara paralel dengan yang diukur.

  1. c.       Amperemeter

Alat ukur ini digunakan untuk mengukur besarnya arus pada sebuah rangkaian atau catu daya. Misalnya digunakan untuk mengukur besarnya arus pada baterai.

Amperemeter juga ada 2 macam :

  • Amperemeter AC digunakan untuk mengukur arus AC (arus bolak-balik)
  • Amperemeter DC digunakan untuk mengukur arus DC (searah) misalnya baterai, aki

Alat ukur ini digunakan secara seri dengan yang diukur.

 

  1. III.                   Metode Pembelajaran :
  • Ekspositori
  • Tanya Jawab
  • Diskusi
  • Pemberian Tugas
  1. IV.                   Langkah-langkah pembelajaran :

 

  1. a.      Kegiatan awal
  • Guru memasuki kelas dan mengucapkan salam
  • Bersama-sama dengan siswa berdo’a
  • Guru mengabsen siswa
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
  1. b.      Kegiatan Inti
  • Dengan metoda ekspositori guru menjelaskan tentang pengertian dan macam-macam Alat ukur
  • Siswa diajak untuk memberikan argumen sendiri tentang macam-macam definisi alat ukur dengan guru sebagai fasilitator.
  • Bersama-sama guru dan siswa menuliskan contoh simbol alat ukur pada rangkaian.
  • Guru menjelaskan bagaimana cara menggunakan alat ukur.
  • Setiap sub-babnya guru memberikan contoh soal, untuk memberi pemahaman mendalam kepada siswa.
  • Siswa disuruh mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh guru.
  • Dengan metode Drill Soal-soal yang telah dikerjakan oleh siswa, dipresentasikan di depan kelas.
  1. c.       Kegiatan Akhir
  • Bersama-sama dengan siswa membuat kesimpulan dari materi yang telah disampaikan
  • Siswa diberi pekerjaan rumah untuk pembelajaran lebih lanjut
  1. V.                   Alat / Bahan / Sumber Belajar :
  • Modul penggunaan alat ukur listrik
  • Buku-buku Penggunaan alat ukur listrik
  • Referensi lain yang relevan
  • Laptop
  • Proyektor
  • White board dan Spidol
  1. VI.                   Penilaian :

a)      Bentuk  Tes                        : Essai

b)      Instrumen Penilaian            :

Tes Formatif

  1. Sebutkan alat ukur yang digunakan untuk mengukur besarnya arus!
  2. Gambarkan pemasangan alat ukur voltmeter untuk mengukur besarnya tegangan baterai!
  3. Sebutkan prinsip kerja alat ukur!
  4. Berapa besar hasil pengukuran berikut!

diketahui batas ukur : 10 V

  1. Berapa besar hasil pengukuran berikut!

Jika diketahui batas ukur 100 V

Jawaban tes formatif

  1. Amperemeter
  2. Prinsip kerja alat ukur :

–          Moving coil

–          Induksi

  1. Hasil pengukuran :

Batas ukur : 10 V

Penunjukan jarum : 5

  1. Hasil pengukuran :

Batas ukur : 1000 V

Penunjukan jarum : 5

  Setiap soal dijawab dengan benar, bobot nilai 100

Mengetahui,

Ketua Jurusan Elektronika

Wakijan, SST

NIP. 19650809 199003 1 012

Magelang, 11 Juli 2011

Guru Mata Diklat

Agus Rahmadi, S.Pd.T

NIP. 19780430 200903 1 003

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s